A. Introduction

Setelah dihapuskannya Ujian Nasional tingkat SMA maka urgensi kurikulum 12 SMA harus diarahkan pada pencapaian mutu lulusan yang bertujuan untuk:

  • Pembentukan iman dan taqwa sebagaimana amanat tujuan pendidikan nasional yang tercantum pada UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. “Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”
  • Pembekalan ilmu diniyah, sebagaimana yang tercantum pada visi dan misi sekolah.
  • Pembekalan kemampuan skolastik, penyelesaian soal HOTS (higher order thinking skill), dan literasi yang fokus pada kesiapan siswa 12 SMA tembus seleksi masuk PTN favorit di Indonesia.
  • Pembekalan softskill berupa kepribadian, manajemen dan kewirausahaan. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap enterpreuner pasca SMA sehingga akan mempercepat kemandirian maupun kedewasaan dalam bersikap.

Secara mudah, pencapaian keempat tujuan di atas  dapat digambarkan dengan diagram sbb :

 

B. Tujuan Kurikulum

Berdasarkan gambar di atas, secara teknis tujuan kurikulum sekolah berfokus pada sukses US, Sukses PTN, sukses diniyah dan sukses softskill.

Khusus untuk sukses PTN dapat dirinci dengan tujuan sbb :

  • Membekali siswa mengenai pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengerjakan soal skolastik.
  • Siswa mampu menyelesaikan soal-soal level HOTS (Higher order thinking skill)
  • Siswa mempunyai kemampuan literasi yang cukup dan secara khusus sebagai bekal untuk menaklukkan soal seleksi masuk PTN, serta secara umum sebagai bekal dalam menuntut ilmu pada jenjang yang lebih tinggi.
  • Siswa mampu mencapai nilai rata-rata seleksi masuk PTN (UTBK-SBMPTN) sebesar 700.
  • Siswa diterima di PTN favorit sesuai bakat, minat, dan kemampuan akademiknya.

C. Desain Operasional Kurikulum

Dalam operasionalisasi kurikulum, dibutuhkan beberapa asumsi pada  proses pelaksanaan serta memperhatikan baseline kinerja terdahulu sebagai dasar dalam penentuan target yang akan ditetapkan pada TP berjalan. Secara umum, proses implementasi kurikulum kelas 12 SMAIT UQ TP 2020/2021 adalah sbb :

C.1. Implementasi Kurikulum kelas 12 pada semester 1

Sebagaimana tertera pada gambar implementasi kurikulum, jenis KP yang dimiliki pada semester 1 ada 2 yaitu : KP tatap muka online dan KP Mandiri. Dengan batasan bahwa setiap bidang studi hanya akan diajarkan secara tatap muka 1x/pekan/kelompok siswa, maka dibutuhkan analisa penentuan prioritas materi yang harus disampaikan pada siswa baik secara tatap muka maupun mandiri.

Adapun dasar penentuan prioritas materi dapat dilakukan melalui screening matriks berikut ini :

 

Berikut ini adalah kertas kerja yang dapat digunakan dalam penentuan prioritas materi pada semester 1.

Download link berikut : Form Analisa Prioritas Bidang Studi

D. Sebaran Materi yang Sering Muncul Pada UTBK 3 tahun terakhir

Berikut ini adalah sebaran materi yang paling sering keluar pada UTBK 3 tahun terakhir :

a. Sebaran materi TPS dan TKA UTBK – SBMPTN 3 tahun terakhir.

b. Materi Skolastik UTBK 2019 (khusus Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris)

c. Materi TKA (IPA & IPS) (silahkan download sesuai dengan mata pelajaran masing pada link tujuan. InsyaAllah setiap bidang studi akan disiapkan buku ajarnya).

 

Terimakasih. Semoga bermanfaat

 

Salam

 

Admin